berita bola spanyol Rahasia Lini Tengah Real Madrid? Tiga Versi Toni Kroos Jelas Gak Bagus!

prediksibola855 – Toni Kroos coba menjelaskan alasan di balik ketangguhan lini tengah Real Madrid. Menurutnya, kombinasi antarpemain di lini tengah terbukti jadi salah satu kunci kesuksesan tim.

berita bola spanyol

Beberapa tahun terakhir, Madrid dikenal memiliki salah satu lini tengah terbaik dalam dunia sepak bola. Kroos jadi salah satunya, ditemani Luka Modric dan Casemiro yang tidak kalah penting.

Tiga pemain ini jadi nyawa keberhasilan Madrid dalam beberapa tahun terakhir. Ketika ketiganya main bersama, level permainan Los Blancos meningkat dan tampak jauh lebih baik.

Oleh sebab itu, Kroos yakin bukan hanya kualitas setiap pemain yang membuat Madrid tangguh, melainkan juga kombinasi antarpemain tersebut.

Kualitas dan kombinasi

Trio Casemiro-Kroos-Modric tampak begitu menyatu, begerak sebagai satu kesatuan, tetapi masih menunjukkan kualitas masing-masing. Ketika diminta menjelaskan, Kroos bicara soal kualitas dan karakteristik setiap pemain.

“Yang pertama dan terutama adalah kualitas setiap pemain. Selanjutnya karena setiap dari kami sudah mengenal dengan baik karakteristik kami dan memberikan kontribusi yang sesuai agar bisa jadi satu kesatuan,” kata Kroos.

“Tiga versi Toni Kroos? Itu jelas tidak akan efektif. Kami saling melengkapi di lapangan karena kami ingin bermain bersama dan sukses bersama.”

“Dan kami memiliki pemain-pemain hebat di sekitar kami, baik yang bertahan di belakang maupun yang jadi eksekutor di depan,” imbuhnya.

Pertama yang istimewa

Kroos jadi salah satu pemain penting dalam keberhasilan Madrid menjuarai La Liga dan Liga Champions musim 2021/22 kemarin. Sekarang dia telah mengoleksi 3 trofi La Liga dan 4 trofi Liga Champions bersama Madrid.

“Meraih gelar pertama bersama Real Madrid pada tahun 2016 lalu tetap yang paling berharga bagi saya. Salah satu alasan saya memilih bergabung dengan Real adalah untuk menjuarai Liga Champions bersama klub besar ini,” katanya.

“Dan gelar bersama Madrid lebih berarti bagi saya daripada gelar [UCL] bersama Bayern, sebab saat itu saya melewatkan final karena cedera. Jadi, rasanya saya hanya setengah juara,” tandasnya.

Add a Comment

Your email address will not be published.