Dortmund Mau Naikkan Klausul Rilis Haaland Jadi Rp 1,5 T

Borussia Dortmund berniat menaikkan klausul rilis Erling Haaland. Prediksibola855.net
Borussia Dortmund berniat menaikkan klausul rilis Erling Haaland. Prediksibola855.net

PrediksiBola855 Borussia Dortmund ingin memastikan Erling Haaland tidak pergi dengan nilai transfer rendah. Dortmund berniat untuk menaikkan klausul rilis Haaland.

Erling Haaland masih terikat kontrak dengan Borussia Dortmund sampai 2024. Namun, performanya yang impresif membuat Haaland banyak diincar klub besar Eropa.

Sejak direkrut Dortmund dari Red Bull Salzburg, Haaland sudah mencetak 62 gol dalam 62 penampilan atau rataan satu gol per laga! Musim ini, striker berusia 21 tahun itu sudah menghasilkan lima gol dalam tiga pertandingan.

Sejumlah klub besar Eropa seperti Real Madrid, Chelsea, sampai Bayern Munich disebut-sebut tertarik kepada Haaland. Jika Haaland mampu mempertahankan performa impresifnya, bukan tidak mungkin Dortmund akan makin kesulitan mempertahankannya.

Oleh karena itu, Borussia Dortmund tidak ingin kehilangan Erling Haaland dengan harga murah jika pada akhirnya striker internasional Norwegia itu pergi.

Dortmund dikabarkan ingin menaikkan nilai minimal klausul rilis Haaland dari 75 juta euro menjadi 90 juta euro (Rp 1,5 triliun). Menurut laporan media Jerman, Sport 1, klub sudah menyepakati langkah ini dengan ayah Haaland, Alf-Inge, dan sang agen, Mino Raiola.

Langkah Dortmund ini juga diyakini sebagai upaya untuk menghalangi Bayern agar tak menggaet Erling Haaland ke Allianz Arena. Bayern sudah beberapa kali merekrut pemain dari rivalnya itu, termasuk mendapatkan Robert Lewandowski secara cuma-cuma pada 2014.

Rekor transfer Bayern saat ini dipegang Lucas Hernandez yang direkrut dari Atletico Madrid senilai 80 juta euro pada 2019. Sebelumnya, Bayern tak pernah mengeluarkan lebih dari 42 juta euro untuk seorang pemain. Dengan menaikkan klausul rilisnya, Dortmund berharap Haaland pindah ke luar Jerman jika pada akhirnya dia pergi.

Add a Comment

Your email address will not be published.